Hallo Gan, kali ini saya akan memberikan tutorial menjadikan flashdisk sebagai bootable 
sebelum itu, apa sih bootable itu?
kalo flashdisk itu apa?
nah, saya jelasin dulu nih....
Bootable itu adalah sebuah fasilitas atau bisa disebut juga layanan yang ada pada setiap Sysem Oeprasi, yang dimana di tempatkan pada media penyimpanan, seperti Flashdisk, CD/DVD, atau media penyimpanan lain. Selama ini mungkin kita berfikir bahwa yang di sebut Bootalbe itu adalah Flashdisk yang di dalamnya terdapat System Operasinya, Tapi tarnyata SALAH besar karena yang di manakan bootable itu adalah media penyimpanan yang di dalamnya terdapat System Oprasi. Jadi Tidak hanya flashdik melainkan semua media penyimpanan juga bisa di sebut sebagai Bootable asalkan didalamnya terdapat System Oprasi, seperti CD/DVD, dll.
Mengapa di namakan Bootable? Karena System Operasi selalu akan melakukan first boot melalui media penyimpanan, misalahnya itu Hardisk, CD/DVD ROM, Flashdisk, dll. Misal pada saat mengatur bios, tentunya harus ditentukan media apa yang akan digunakan nantinya.
Bootable itu memiliki beberapa fungsi tersendiri diantaranya :
Kesimpulannya Bootable yang dimaksud disini adalah media penyimpanan, yang bisa berupa CD/DVD, Flashdisk, hardisk, dll yang berisi System Operasi (baik sederhana maupun kompleks) yang bisaDIJALANKAN komputer tanpa memerlukan hardisk sehingga nentinya bisa melakukan pertukaran data sehingga memungkinan untuk melakukan penginstallan sebuah system oprasi pada sebuah hardisk, bukan cuma media penyimpanan yang hanya menyimpan system operasi didalamnya tapi tidak bisa dijalankan komputer, itu tidak termasuk ke dalam Bootable.
Sekarang, apa itu flashdisk?
Flash Disk adalah alat penyimpan data/file yang berupa NAND. Di dalam perangkat ini, tertanam controller dan memori penyimpan data yang bersifat non–volatile alias tidak akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik. Komponen flashdisk lebih sederhana dan relative lebih sedikit dibandingkan dengan hardisk . Hal ini disebabkan karena flashdisk tidak memerlukan piringan, motor, atau part lain yang berkerja secara mekanik.
Nah, sekarang kan kita sudah tau, apa itu flashdisk dan bootable, saatnya kita lanjut ke tutorialnya
[1.] Download Rufusnya DISINI
[2.] Setelah didownload, tancapkan dulu flashdisk anda, baru buka rufusnya

[3.] Untuk menjadikan flash disk sebagai bootable sistem operasi, pada bagian opsi Create a bootable disk using, gunakan pilihan ISO image. Setelah itu klik icon drive untuk memilih file ISO sistem operasi yang akan dimasukan ke dalam flash disk. Secara otomatis Rufus akan menggunakan data ISO tersebut untuk kebutuhan pembuatan USB bootable. Biarkan opsi Quick formaat tetap aktif, agar proses format partisi menjadi lebih cepat.

[4.] Selanjutnya, klik tombol Start untuk memulai proses penulisan ke flash disk. Rufus akan menampilkan peringatan, bahwa seluruh data yang ada pada flash disk akan dihapus, klik OK saja untuk melanjutkan proses

[5.] Setelah itu, pertama sekali Rufus akan melakukan format terhadap USB flash drive yang ditentukan. Setelah selesai, baru melakukan penyalinan file-file yang ada dalam file ISO

[6.] Setelah proses pembuatan bootable USB selesai, klik tombol Close untuk menutup Rufus

[7.] Untuk menggunakan USB flash drive sebagai media instalasi, lakukan pengaturan pada BIOS agar device yang pertama dibaca saat booting (Boot devices priority) adalah USB flash drive/Removable Device
[8.] Install Seperti biasa,,,
Sekian, tinggal kan komentar anda ya,...

sebelum itu, apa sih bootable itu?

kalo flashdisk itu apa?
nah, saya jelasin dulu nih....

Bootable itu adalah sebuah fasilitas atau bisa disebut juga layanan yang ada pada setiap Sysem Oeprasi, yang dimana di tempatkan pada media penyimpanan, seperti Flashdisk, CD/DVD, atau media penyimpanan lain. Selama ini mungkin kita berfikir bahwa yang di sebut Bootalbe itu adalah Flashdisk yang di dalamnya terdapat System Operasinya, Tapi tarnyata SALAH besar karena yang di manakan bootable itu adalah media penyimpanan yang di dalamnya terdapat System Oprasi. Jadi Tidak hanya flashdik melainkan semua media penyimpanan juga bisa di sebut sebagai Bootable asalkan didalamnya terdapat System Oprasi, seperti CD/DVD, dll.
Mengapa di namakan Bootable? Karena System Operasi selalu akan melakukan first boot melalui media penyimpanan, misalahnya itu Hardisk, CD/DVD ROM, Flashdisk, dll. Misal pada saat mengatur bios, tentunya harus ditentukan media apa yang akan digunakan nantinya.
Bootable itu memiliki beberapa fungsi tersendiri diantaranya :
- Installasi System Operasi.
- Pemulihan data.
- Pembersihan data.
- Pemecahan masalah perangkat keras dan perangkat lunak.
- Mengubah lingkunan oprasi.
- Demontrasi perangkat lunak.
- Akses administratif dalam kasus hilang password dengan sebuah boot yang sesuai dengan system operasi tertentu.
Kesimpulannya Bootable yang dimaksud disini adalah media penyimpanan, yang bisa berupa CD/DVD, Flashdisk, hardisk, dll yang berisi System Operasi (baik sederhana maupun kompleks) yang bisaDIJALANKAN komputer tanpa memerlukan hardisk sehingga nentinya bisa melakukan pertukaran data sehingga memungkinan untuk melakukan penginstallan sebuah system oprasi pada sebuah hardisk, bukan cuma media penyimpanan yang hanya menyimpan system operasi didalamnya tapi tidak bisa dijalankan komputer, itu tidak termasuk ke dalam Bootable.

Sekarang, apa itu flashdisk?
Flash Disk adalah alat penyimpan data/file yang berupa NAND. Di dalam perangkat ini, tertanam controller dan memori penyimpan data yang bersifat non–volatile alias tidak akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik. Komponen flashdisk lebih sederhana dan relative lebih sedikit dibandingkan dengan hardisk . Hal ini disebabkan karena flashdisk tidak memerlukan piringan, motor, atau part lain yang berkerja secara mekanik.
Nah, sekarang kan kita sudah tau, apa itu flashdisk dan bootable, saatnya kita lanjut ke tutorialnya

[1.] Download Rufusnya DISINI
[2.] Setelah didownload, tancapkan dulu flashdisk anda, baru buka rufusnya
[3.] Untuk menjadikan flash disk sebagai bootable sistem operasi, pada bagian opsi Create a bootable disk using, gunakan pilihan ISO image. Setelah itu klik icon drive untuk memilih file ISO sistem operasi yang akan dimasukan ke dalam flash disk. Secara otomatis Rufus akan menggunakan data ISO tersebut untuk kebutuhan pembuatan USB bootable. Biarkan opsi Quick formaat tetap aktif, agar proses format partisi menjadi lebih cepat.
[4.] Selanjutnya, klik tombol Start untuk memulai proses penulisan ke flash disk. Rufus akan menampilkan peringatan, bahwa seluruh data yang ada pada flash disk akan dihapus, klik OK saja untuk melanjutkan proses
[5.] Setelah itu, pertama sekali Rufus akan melakukan format terhadap USB flash drive yang ditentukan. Setelah selesai, baru melakukan penyalinan file-file yang ada dalam file ISO
[6.] Setelah proses pembuatan bootable USB selesai, klik tombol Close untuk menutup Rufus
[7.] Untuk menggunakan USB flash drive sebagai media instalasi, lakukan pengaturan pada BIOS agar device yang pertama dibaca saat booting (Boot devices priority) adalah USB flash drive/Removable Device
[8.] Install Seperti biasa,,,

Sekian, tinggal kan komentar anda ya,...
Tag Artikel :-Cara Membuat Bootable Dengan Flashdisk-Cara Menjadikan Flashdisk Untuk Install Windows/Linux-Cara Install Windows Melalui Flashdisk-Cara Setting Rufus 2.2-Download Rufus 2.2


2 komentar
Write komentarMantap artikelnya gan, sungguh bermanfaat
Replyterimakasih gan
ReplyTaati Peraturan Ini Saat Berkomentar!!!
[1.] Dilarang Menggunakan Kata - Kata Kasar, Berbau Porno, Dan Sara
[2.] Harus Menggunakan Bahasa Yang Sopan
[3.] Tidak Boleh Spam
Saya Rasa Cukup Itu Saja, :D
INGAT!! 1 Komentar Anda Sangat Berarti Bagi Saya :D Jadi Tinggalkan Kesan Mu Setelah Membaca Artikel Yaa.... :>) :>)